Wednesday, April 24, 2013

Spirit :)

Hatta Rasul sekalipun yang lisannya wajib benar dan gak mungkin salah | Masih aja di benci dan pingin dibunuh. Apalagi kita ? :D

Salahnya Rasul dimana coba bayangin ? Cuma suruh taat sama Allah tho? | Nah , makanya buat pengemban dakwah juga sama

Gak ada cerita pengemban dakwah gak di benci | Yang dakwah pasti tau gimana rasanya :D

santai.. Catet nih, "Tak ada satupun orang yang membawa apa yang Rasul bawa melainkan ia pasti dibenci" | bukan kata-kata saya nih -,-

Intinya sih tetep move aja buat Islam | Nikmatnya kita bukan di dunia kan ? Banyak Bidadari menanti disana :) Spirit.

Buat yang cewek gimana ? | tenang.. banyak Bidadara juga disana #Gubrak >.<

Tuesday, April 23, 2013

Tafsir Surat Al-Ashr :)

Tafsir Surat al-'Ashr (Wal 'Ashri)


Demi masa,[1]. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,[2]. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”[3]





Info Umum
Surat ini diturunkan di kota Mekkah dan ayatnya berjumlah 3 ayat


Keutamaannya
Ath-Thabarany meriwayatkan di dalam al-Mu’jam al-Awsath (no.5097) dengan sanadnya dari ‘Abdullah bin Hishn, dia berkata, “Ada dua orang shahabat Rasulullah SAW., yang bila saling bertemu, tidak berpisah kecuali salah satunya membacakan kepada yang lainnya surat al-‘Ashr hingga selesai, kemudian masing-masing saling memberi salam.”
Imam asy-Syâfi’iy berkata, “Andaikata manusia hanya mentadabburi (merenungi) surat ini saja, tentu sudah cukup bagi mereka.”


Kosa Kata

Kata وَالْعَصْرِ : Huruf Wâw tersebut adalah Wâw al-Qasam (huruf yang bermuatan sumpah)
Sedangkan kata al-‘Ashr artinya masa dimana terjadinya gerak-gerik manusia.
Kata اْلإِنسَان : maksudnya adalah semua individu manusia
Kalimat إِلاَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ :
Allah Ta’ala menjelaskan bahwa semua manusia berada dalam kerugian total kecuali orang yang memiliki empat kualifikasi yaitu iman, amal shalih, nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.
Jadi mereka mengoleksi antara pembenaran dan iman terhadap hal yang diperintahkan Allah agar beriman dengannya. Namun, iman tidak akan dapat terealisasi tanpa keberadaan ilmu yang merupakan cabang darinya dimana hanya bisa terlengkapi dengannya.
Sedangkan amal shalih mencakup semua perbuatan baik, yang zhahir maupun bathin, wajib maupun Mustahabb (dianjurkan) yang terkait dengan hak-hak Allah dan hak makhluk-Nya.
Kalimat وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ : mereka saling nasehat-menasehati, berjanji, mewasiatkan satu sama lain, menggalakkan dan mensugesti untuk selalu beriman dan beramal shalih.
Kalimat وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ : mereka saling berwasiat satu sama lain agar bersabar berikut dengan semua jenis-jenisnya, yaitu: sabar di dalam berbuat keta’atan kepada Allah, sabar untuk tidak berbuat maksiat kepada-Nya dan sabar terhadap takdir-takdir Allah yang tidak mengenakkannya.
Di dalam surat yang agung ini jelaslah bahwa semua manusia berada dalam kerugian kecuali orang yang memiliki empat kualifikasi, yaitu iman, amal shalih, nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.
Dengan dua hal pertama (iman dan amal shalih), seorang hamba dapat melengkapi dirinya sendiri sedangkan dengan dua hal berikutnya dia dapat melengkapi orang lain dan dengan melengkapi keempat-empatnya, maka jadilah seorang hamba orang yang terhindar dari kerugian dengan meraih keuntungan yang besar. Inilah yang tentunya akan selalu diupayakan oleh seorang insan yang berakal di dalam kehidupannya.


Pesan Moral Surat Ini


1. Bahwa Allah berhak untuk bersumpah dengan makhluk-Nya mana saja yang dikehendaki-Nya sedangkan seorang hamba tidak boleh bersumpah selain dengan (atas nama) Khaliqnya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW., “Barangsiapa yang bersumpah dengan selain Allah, maka dia telah melakukan kekufuran atau berbuat kesyirikan.”


2. Semua manusia berada dalam kerugian kecuali orang yang memiliki empat kualifikasi, yaitu iman, amal shalih, nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.


3. Iman semata yang hampa dari amal, tidak akan berguna bagi pemiliknya.


4. Keutamaan berdakwah kepada Allah Ta’ala dan saling nasehat-menasehati.


5. Keutamaan sabar dengan semua jenis-jenisnya, khususnya terhadap hal yang dialami oleh seorang Muslim sebagai resiko yang harus dihadapinya di dalam berdakwah kepada Rabbnya, baik berupa perkataan, tindakan secara fisik, terhadap hartanya ataupun anaknya.

Komikku_Inspirasiku :)

“Jika tak memiliki kebiasaan membaca alangkah sempitnya hidup | karena dalam bacaanlah sebuah jendela Ilmu”

        Saat itu kelas 2 SMP, detik pertamaku memegang sebuah buku bacaan_meskipun sebuah komik awalnya, dan itupun bukan karena hobi atau penggila komik tapi penasaran dengan sebuah pembicaraan teman-teman di Sekolah. Yup.. Komik Naruto. Sebuah fenomenal tahun 2007-an yang ketika itu sekolahku sangat-sering membicarakan Serial Anime Naruto. Bayangkan saja, hari senin saat upacara pagi misalnya saat barisan diwajibkan rapi dan gak boleh ada yang berbicara namun tetap saja ada yang berbicara, meskipun dengan bisikkan. Saat itu teman saya yang berbisik-bisik itu_entah apa yang dibahasnya_namun ekspresi wajah dan semangatnya ketika sedang cerita ibarat orang yang sedang membahas Kasus tingkat dunia. Mata, alis, idungnya kempas-kempis semuanya bergerak (jangan di bayangin) saking semangatnya anak ini. “Emang cerita apaan sih ?” pikirku, ternyata…. Ehhh  Naruto yang ia tonton tadi malam! -_-
Gak selesai sampai disitu, teman saya tadi masih saja berecerita ria tentang Naruto hingga masuk dalam kelas… Ada guru… masih asyik bercerita,.. Guru keluar.. Masih lanjuut.. Bahkan sampai bel istiraht berbunyi!
 “Astgafirullah, ini anak ayaknya sudah keracunan Naruto!” kata saya dalam hati.
Parahnya , bukan cuma teman-teman kelas doang, ternyata anak-anak kelas lain juga ikut terjangkit Narutoria, mereka juga bahkan rela duduk bahkan berdiri melingkar hanya untuk berdiskusi panjang tentang Naruto yang mereka sama-sama menontonnya tadi malam (ini nih yang parah) kalo gak salah ingat di GlobalTV tayangnya :D
“Tiada hari tanpa Naruto”, itulah slogan komunitas Narutoria ini apalagi mengingat saat itu (kata mereka) Neji sama Kidoumaru sedang brantem.( Hehehe, masih ingat ternyata)
                Singkat cerita, karena se-begitu maniaknya teman-teman saya waktu itu sama Naruto, mau gak mau nih saya juga “harus” ikut nimbrung bareng mereka, dengerin cerita mereka dan lain hal. (Penasaran juga sih  wwkwk)
Alhamdulillah, ternyata ada teman saya yang mengajak saya diskusi waktu itu tentang Naruto. Senang juga rasanya, dengan detail gerakkan, jurus, dan kata-katanya ia rekam melalui ingatannya kemudian ia sampaikan pada saya. “Waduuh, ini anak makan apa yah, semangatnya minta ampun -_-“ kata saya dalam hati, meskipun pada saat yang bersamaan saya mendapat banyak informasi tentang Dunia Naruto. Yaahh, meskipun pada akhirnya saya tahu ternyata yang dia ceritakan tentang Naruto ada bo’ongnya, banyak yang dia tambah-tambahin… :D
                Karena pingin dapat info dan pengetahuan langsung tentang Naruto, kurang lebih 2 hari setelah diceritain, saya langsung beli komiknya. Hasilnya? Hehehe, luar biasa keren, wajar aja mereka ketagihan. (atau mungkin kamu juga? J)
Dari sini, setiap hari saya berdiskusi, menanyakan pada mereka tentang hal yang belum saya tahu dalm cerita ini. Bahkan tak jarang saya nyamperin mereka dalam kelasnya hanya untuk bertanya.
Dan mau tahu? Se-tahun setelah itu, ketika menginjak kelas 3 SMP sayalah yang paling menguasai tentang Anime Naruto ! Yang dulunya saya yang bertanya pada mereka, sekarang giliran mereka yang bertanya pada saya. Waahh, sebuah percepatan yang luar biasa ! Ga cukup sampai disana, kebetulan Naruto ada dalam bentuk Game PS2, dan tak ada satupun teman-teman disekolah yang mampu mengalahkan saya ketika bertarung (kecuali menurut informasi ada 2 orang dari kelas 3A yang jago) dalam GameBattle !
                Minggu demi minggu, waktu terus berlalu. Kehidupan pribadi mulai berubah. Dari dalam kamar hingga sekolah, hidup saya terkiblatkan pada Naruto (maniak nih :D). Kerjaan tiap harinya di atas meja belajar saya menggambar beberapa tokohnya dan baca Komiknya, jika lelah saya move dari situ kemudian bermain gamenya kurang lebih 4 jam sehari. Di sekolah? Sama, selain mengajarkan ilmu Naruto pada teman-teman kelas (Ha? Ilmu?) penampilan juga saya rubah ‘harus’ seperti Sasuke Uchiha. (Tapi sayang banget ini gak bisa, soalnya sifat saya dan Sasuke berbeda 180derajat :D).
                Lalu inilah klimaksnya, menakjubkan dan anehnya. Saking sukanya sama Serial Anime ini saya memberanikan diri mendirikan organisasi !  Yup, kamu gak salah baca sobat. Nama organisasinya pun saya ambil dari Film ini: AKATSUKI namanya. J
Awalnya aneh dan ditertawakan, bagi teman-teman saya yang lain ini hal paling imajinatif dan konyol ! “Lhaa? Biarlah!? Toh bukan mereka yang ngasi saya makan” santai saya bergumam.
Dari Akatsuki inilah saya banyak belajar, oya, almost forgot kalo anggota organisasi ini berjumlah 9 orang (dengan saya) dan system, aturan, dan lainnya pure dan asli Akatsuki seperti di Film.
                Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun (ini cerita atau puisi -_- ?) Saya menginjak kelas 2 SMA, disini saya mulai berpikir tentang arti hidup, (ini Naluriah namanya…Wajar)  “Kalo komik saja saya membacanya gak makan waktu lama, kenapa Buku pelajaran tidak?”. Dan Alhamdulillah, saya berhasil mengganti  kebiasaan ‘Membaca Komik’ dengan membaca buku Ilmu pengetahuan umum dan buku-buku Islami. (Lebih tepatnya mengurangi, bukan mengganti. Sobat juga begitu ya  hehe) Yang mendatangkan banyak manfaaat.

                WAH… Udah ya, cukup sekian ceritenye takutnya pada kabur semua :D
Langsung aja nih, mungkin ada beberapa hikmah yang bisa kita petik dalam cerita saya ini Check it out !


  • Yang pertama, kita bahas tentang ‘TEMAN dan LINGKUNGAN’.
Sobat, percaya atau tidak hidup kita tak bisa lepas dari seorang teman, karena merekalah yang membuat kita merasa ada, kedua lingkungan, disanalah kita tinggal, disanalah kita beradaptasi, disanalah kita belajar dan sebagainya. Namun, bukan maksud mempengaruhi nih sob, saran saya cerdaslah dalam memilih teman karena merekalah “teladan” kita secara tak sengaja yang ada pada diri kita merupakan sesuatu yang ada juga pada teman kita. Kemudia pandailah bergaul, coba bayangin jika seandainya lingkungan saya ketika SMP kelas 2 tadi membahas tentang hal-hal yang berbau porno?! Jelas saya mungkin juga akan ngikutiin aruss (Ihh, ngeri  tho? Atau mungkinsekarangkamujugaudahkenaarus >.< !)


  • Kedua, jadilah unggul didalamnya. 
Artinya apa? Begini, saya ahli ketika berbicara tentang Naruto bahkan sampai mendirikan Organisasinya, itu karena saya selalu update dan MAU berusaha paham tentang Naruto. Nah, alangkah kereeennnya jika yang kamu usahakan itu tentang satu bidang yang ingin kamu kuasain? Ishh, keren tuh. Masalah Komputer misalnya, atau tentang suatukeahlian fisik, karate atau apapun itu. Jadilah unggul di dalamnya. (JANGAN NARUTO ! BAHAYA !) 
                 

  • Terakhir, ganti Habitsmu, disini memang agak berat.
Tapi tau gak ? SESUATU YANG TAK BISA KITA LAKUKAN TAPI ORANG LAIN BISA MELAKUKANNYA PERBEDAANNYA TIPIS: BIASA ! (HABITS)
Gak percaya ? Cob abaca teks dibawah ini:
 

“Km lg dmn? Jpt q bsa gk ? cpt yah. Cozx q pgn ke sklh.”
 

Saya gak salah ketik kok. Kalo kamu bisa bacanya, itu berarti kamu BIASA berSMS ria. Coba kamu kasih kalimat ini pada Papa atau mamamu… Yakinlah, butuh se-tahun bagi mereka untuk mencerna konteks dan teks di atas :D

Apakah kamu udah paham apa itu KEBIASAAN (HABITS) ? Jika telah memahami apa itu Habits, maka mulailah merubah semua KEBIASAANMU. Misalnya, kamu gak biasa pakek Jilbab syar’i, cobalah pakek dari sekarang InsyaAllah nanti biasa, toh kamu sama temen-temen Rohis sama-sama Manusia tho? Bedanya, mereka MAU taat, sedangkan kamu … (isi sendiri).
Begitu juga dengan kebiasaan lain, mambaca misalnya. Intinya gantilah kebiasaan nongkrong dengan membaca buku :D

Moga manfaat teman-teman.
For more, find me: @Iman1453

 

© 2013 Be a Ghazi. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top