Tehnik menghafal Al-quran.
Ini saya dapat waktu ngikut seminarnya Ust. Yusuf Mansur.
1. Teman-teman diam, kemudian mendengarkan suara Imamnya. Terserah Imamnya siapa, kalau saya Ziyad Patel dan Muhammad Thaaha. Kenal ? Oke, abaikan saja. :D
Ketika mereka membaca Al-Quran, dengarkan dengan fokus. Simak tiap ayat yang mereka baca.
2. Teman-teman mengikuti apa yang ia baca. Tentunya dengan sambil membaca Alquran, buka mushafnya. Kemudian membaca bersama-sama Imamnya. Oke? Right !
3. Matikan suara rekaman Imamnya, mulai membaca sendiri.
Tentunya hal ini memerlukan repetisi. Ulang-ulangilah, minimal 10x.
Dan terakhir, renungi hadist Rasulullah saw ini.
" Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara Manusia"
Sahabat bertanya "Siapakah mereka ya Rasulullah ?"
Rasul saw menjawab "Para Ahli Al-quran, merekalah KELUARGA Allah dan pilihan-pilihanNya."
[HR. Ahmad]
Semoga Manfaat.
For more, find me: @Iman_rk
Thursday, June 27, 2013
Saturday, June 8, 2013
Yes, I mean it ! What about you ?
Kenal Imam syafi’i ? Ulama terbesar
pada zamannya hingga saat ini. Dan salah satu yang membuat beliau masih
cemerlang dan harum hingga saat ini adalah hafalan Qur’annnya yang luar biasa.
Beliau dapat menghafal Al-quran sebanyak 30 Juz ketika berumur tujuh tahun !
Yup, sebuah prestasi yang membuat decak kagum saat itu, sekarang apalagi.
Kemudian Imam Ahmad, (silahkan cek tulisan sebelumnya “Istirahat? Surga Aja!”
disana dijelasin tentang Imam Ahmad) salah seorang perawi hadist sekaligus
ulama besar “Pembela Kebenaran”, beliau sejak usia muda mengelilingi dunia
hanya untuk mencari satu hadist ! Mendatangi ribuan guru yang ia anggap kuat
hafalannya akan hadist dan ilmu fiqih. Bahkan dalam sauatu kisah, badan Imam
Ahmad akan sangat bergetar jika beliau mendengar ilmu yang sebelumnya belum
pernah ia dengar ! MasyaAllah…
Perkenalan
lagi, kenal Ibnu Sina ? Bapak kedokteran dan Pemimpin Para Dokter “As-Syaikh
Ar-Ra’is” yang karya fenomenalnya dalam
ilmu kedokteran hingga menulis sebuah buku yang berjudul The Canon of Medicine.
Dan tahukah kamu, bahwa buku atau kitab tersebut dipakai oleh dunia kedokteran
hingga kurang lebih 6 Abad sebagai rujukan ilmu kedokteran dan sebagai
pelengkap, ia telah menghafal Al-qur’an saat berumur 10 tahun !
Ilmuwan
dan ulama diatas hanyalah 3 diantara ribuan Ilmuwan muslim. Karya-karya mereka
telah dikenang dan masih dipakai hingga saat ini. Peradaban luar biasa yang
telah islam berikan padda Dunia ini dan sebagai tinta emas bahwa kita telah
memberikan sumbangan yang luar biasa monumental. Namun sayangnya pikiran kita
telah diracuni barat dengan mengatakan bahwa sumber ilmu dan pengetahuan ada di
Eropa ! Sayang beribu sayang…
Mungkin untuk mengupas tuntas Imam syafi’I dan Ibnu Sina seorang dalam tulisan atau blog ini mungkin tak akan cukup karena kehebatan dan kecerdasan serta ketakwaan beliau yang luar biasa. Namun bukan itu yang menjadi fokus kita pada hari ini, sekarang kita akan langsung pada intinya yaitu BAGAIMANA MENGHASILKAN ORANG-ORANG SEPERTI MEREKA ?
Tepat !
Itulah yang akan kita bahas hari ini. Maka jangan dulu beranjak sebelum selesai
membaca semuanya !
1.
Kemauan diri sendiri
Orang sekaliber Imam Syafi’I dan
Imam Ahmad tentu tak lahir instan dan muncul bagai penampakkan. Tidak sama
sekali. Justru karena kecintaan mereka pada suatu ilmulahyang membuat mereka
bisa menjadi seperti diatas. Imam Ahmad saat usia muda belajar dan mencari ilmu
takkan pernah mau beristirahat. Imam Syafi’I juga sama, beliau membagi waktunya
menjadi tiga bagian. Pertama, saat pagi hari beliau membaca hingga dzuhur.
Kemudian istirahat sebentar lalu melanjutkannya hingga magrib, istirahat lagi
kemudian belajar lagi sampai tengah malam lalu tidur, kemudian bangun lagi
kira-kirapukul 3 malam ! Apa yang dilakukannya ? Jelas, membaca dan menulis
serta mengkaji apa yang ia baca.
2.
Iklim “penggila” ilmu
Mungkin kita berpikir bahwa apa
yang telah diraih oleh para Ilmuwan serta Ulama kita adalah serta merta
semangat dan inspirasi dari dalam diri mereka sendiri. Jika kita berpikir
begitu, kita salah ! Salah besar. Ketahuilah, saat itu orang berlomba dan
mengejar seorang guru dan buku serta kitab peninggalan para pendahulunya
kemudian dijadikan referensi untuk mereka kaji bersama dengan teman-teman mereka.
Dan saat itu, jika suatu ilmu diberikan atau dalam bahasa kita di adakan
kegiatan berupa les atau seminar, maka biaya yang diberikan untuk pembicara
atau guru les tadi dapat mencapai Rp.100Juta! Sungguh bukan gaji yang main-main
! Dan itupun hanya untuk sekali pertemuan. Setahu saya sekarang tak ada yang
akan mengeluarkan biaya seperti itu untuk kuliah umum atau pemberian Ilmu
seperti mentoring dan sebagainya. Bahkan Mario Teguh saja dalam 1jamnya hanya
diberikan uang sebesar Rp.40juta !Jika sudah begini, siapa sih yang gak pengen BERLOMBA ?!
3.
Peran Negara
Apa iya negara juga turut berperan
hanya untuk sebuah Ilmu ? Tentu saja jawabannya: Yup !
Coba pikir baik-baik, uang 100 juta tadi datang darimana jika Negara tidak ikut memantau sebuah kajian atau semminar ? Okelah mungkin kalian akan berpikir akan ada uang dari oknum tertentu yang menyumbangkan, tapi lihatlah lebih jauh lagi, bahwa Negaralah yang mengatur semuanya ! Dan gak tanggung-tanggung, jika ada Penemuan baru dari Ilmuwan kita, maka Negara langsung menggunakannya sebagai alat Jihad dan mengumumkan pada Masyarakat bahwa Si ‘anu’ telah menemukan sesuatu !
Sistem yang baik akan menjaga semuanya, mulai dari Ilmu hingga tata cara berpakaian akan diatur sesuai Syariat. Gak kayak sekarang, pakaian bebas dan umbar fisik. Hmm, gimana mau fokus Ilmu.
Coba pikir baik-baik, uang 100 juta tadi datang darimana jika Negara tidak ikut memantau sebuah kajian atau semminar ? Okelah mungkin kalian akan berpikir akan ada uang dari oknum tertentu yang menyumbangkan, tapi lihatlah lebih jauh lagi, bahwa Negaralah yang mengatur semuanya ! Dan gak tanggung-tanggung, jika ada Penemuan baru dari Ilmuwan kita, maka Negara langsung menggunakannya sebagai alat Jihad dan mengumumkan pada Masyarakat bahwa Si ‘anu’ telah menemukan sesuatu !
Sistem yang baik akan menjaga semuanya, mulai dari Ilmu hingga tata cara berpakaian akan diatur sesuai Syariat. Gak kayak sekarang, pakaian bebas dan umbar fisik. Hmm, gimana mau fokus Ilmu.
Sejenak
kita berpikir, adakah orang yang seperti ini sekarang ?
Alhamdulillah, nomor 1 dan 2 masih dapat kita akses
disekitar kita. Namun sangat disayangkan ketika kita paham bahwa Negara tidak
turut menyumbang untuk hal-hal semacam ini. Sekarang miris ketika melihat
banyak tayangan hiburan yang jelas jauh dari mendidik, membuat adik-adik kita
hancur akan pemahaman Agama dan akhirnya melepas sendi-sendi Islam termasuk
WAJIBnya mencari Ilmu bukan WAJIBnya mencari PANGGUNG KONSER.
Dan yang nomor 3 inilah yang kita namakan Khilafah ! Sistem pemerintahan ISLAM yang berlandaskan syariat. Dimana jika telah ada sistem seperti ini seperti ketika zamannya Imam Syafi’I, Imam Ahmad, dan Ibnu Sina maka akan sangat mudah muncul orang yang bahkan lebih hebat dari 3 ulama diatas.
Dan yang nomor 3 inilah yang kita namakan Khilafah ! Sistem pemerintahan ISLAM yang berlandaskan syariat. Dimana jika telah ada sistem seperti ini seperti ketika zamannya Imam Syafi’I, Imam Ahmad, dan Ibnu Sina maka akan sangat mudah muncul orang yang bahkan lebih hebat dari 3 ulama diatas.
KESIMPULANNYA
: SELURUH PENAKLUK DAN PEMIMPIN ISLAM ADALAH MANIAK BACA !
Semoga Allah memudahkan :)
Semoga manfaat.
For more, find me: @Iman_rk
For more, find me: @Iman_rk
By:
Unknown
On 6/08/2013 12:11:00 AM
Thursday, June 6, 2013
From Mars, Girl !
Tapi kok judulnya Girl sih ? Hiii,”. Iya sih,
aneh memang, tapi gak apa-apa lah. Tapi kali ini no offense, tak ada dendam
antara kita. Ini hanya sekedar tulisan dan semangat yang membara dari Penulis.
“Tapi kok tentang Girl sih ?” Aduhhh, iya tahu. Makanya baca sampai selesai.
Hemm,
kamu setuju gak kalo cewek itu dinilai
dari cara dia berpakaian ? Oke, kamu bisa bilang Ya, dan bisa bilang tidak.
Tapi, sebenarnya bukan menjadi rahasia publik bahwa apa yang tampak biasanya
berasal dari yang tak tampak. Bingung ? Bagus. Maksud saya, bahwa apa yang
biasa dimunculkan orang dalam berperilaku biasanya itu tergantung dari apa yang
ia rasa dan ia pikirkan. Apalagi soal cewek nih ya, bukan cewek namanya kalau
gak “expressive”. Ha? Iya kah? Iya, kamu gak tahu aja. Tapi “expressive”disini
gak ada kaitannya dengan konotasi negative lho ya. Saya kemarin membuka lagi
buku 5cm karangan Mas Dhony yang sudah di filmkan, disana saya membaca sebuah
tulisan: “Jika kedalaman samudera mampu memendam rahasia, maka hati wanita jauh
lebih dalam lagi.” Terlepas setuju atau tidak namun kalian akan mengangguk.
Setidaknya sediki paham apa maksudnya, tetapi ini bukan sembarang rahasia lho
ya, bukan informasi berisi gosip atau apapun tapi ini soal PERASAAN. Sekali
lagi, PERASAAN.
Pertanyaan
kita, “apa iya sih ?” Oke, pertama yang harus saya jelaskan adalah saya sendiri
gak tahu jawabannya. Lha kenapa? Karena saya bukan wanita ! Kedua, saya gak
pernah nanya sama sekali sama Mahluk dari Mars itu.
Tapi kalo kamu sedikit nekat nanya sama mereka, sudah pasti… Sudah pasti mereka gak akan mau jawab ! Ya mbok ya siapa sih yang mau bongkar rahasia? Tapi tenang, karena kalian udah buka blog ini maka sekarang sedikit banyak rahasia mereka terbongkar ! Whahaha !
Oya, pernah baca buku “Ali bin Abi Thalib” gak ? Baik lupakan, saya tahu, jangankan baca punya aja gak ! Hehehe, becanda. Disana ada satu pernyataan tentang rahasia terbesar Wanita. Begini kalimatnya: “Wanita memang dapat menyembunyikan perasaan mereka hingga 40 tahun, namun mereka tak dapat menyembunyikan perasaan cemburunya walau hanya 5 DETIK.”
Ali bin Abi Thalib, semoga Allah merahmatinya, benar akan kalimat di atas. Wah, ini kayaknya bakal dijadiin senjata buat para cowok. Tapi saran saya, jangan ! Kamu gak boleh permainin perasaan Wanita, sekalipun dia udah jadi Istrimu !
Tapi kalo kamu sedikit nekat nanya sama mereka, sudah pasti… Sudah pasti mereka gak akan mau jawab ! Ya mbok ya siapa sih yang mau bongkar rahasia? Tapi tenang, karena kalian udah buka blog ini maka sekarang sedikit banyak rahasia mereka terbongkar ! Whahaha !
Oya, pernah baca buku “Ali bin Abi Thalib” gak ? Baik lupakan, saya tahu, jangankan baca punya aja gak ! Hehehe, becanda. Disana ada satu pernyataan tentang rahasia terbesar Wanita. Begini kalimatnya: “Wanita memang dapat menyembunyikan perasaan mereka hingga 40 tahun, namun mereka tak dapat menyembunyikan perasaan cemburunya walau hanya 5 DETIK.”
Ali bin Abi Thalib, semoga Allah merahmatinya, benar akan kalimat di atas. Wah, ini kayaknya bakal dijadiin senjata buat para cowok. Tapi saran saya, jangan ! Kamu gak boleh permainin perasaan Wanita, sekalipun dia udah jadi Istrimu !
Dulu
waktu zaman jahilliyah, saya pernah nanya sama pacar saya. “Dek, wanita tuh
banyak bo’ongnya yah?” Dia jawab, “Nggak kak, mereka gak suka bo’ong tapi lebih
tepatnya mereka mengalihkan kejujuran mereka. Atau lebih tepatnya mereka itu
“munafik” lah kira-kira.” Waduh padahal sama aja. Kemudian ,mendengar jawaban ini, saya
langsung terbelalak. Kenapa gak? Munafik itu kan hipokrit, atau contohnya
begini: Lisan mengatakan “Tidak”, namun dalam hatinya mengatakan “Ya”. Wah, apa
iya begitu ? Sejujurnya saya gak tahu, karena saya bukan Wanita. Dan satu hal
lagi, yang bilang cewek itu munafik bukan saya lho ya, tapi mantan saya. Kalo
mau marah sama dia aja. Wkwkwk !
Contoh, masalah perasaan nih ya, kalo seorang wanita itu mengatakan tidak suka pada sesuatu bisa jadi dalam hatinya dengan lantang berteriak “saya sukaaaaaa ituuu!” Dan kalo seandainya liat cowoknya jalan sama cewek lain dan ditanya, “Kamu cemburu gak?” Jawabannya, “Gak tuh biasa aja !” Padahal dalam hatinya, “Dasar cowok sia**n !! Kamu jahaaatt!!”
Contoh, masalah perasaan nih ya, kalo seorang wanita itu mengatakan tidak suka pada sesuatu bisa jadi dalam hatinya dengan lantang berteriak “saya sukaaaaaa ituuu!” Dan kalo seandainya liat cowoknya jalan sama cewek lain dan ditanya, “Kamu cemburu gak?” Jawabannya, “Gak tuh biasa aja !” Padahal dalam hatinya, “Dasar cowok sia**n !! Kamu jahaaatt!!”
Satu
hal lagi, katanya hati wanita itu paling sensitive (sekedar informasi,
sebenarnya bukan hati tapi jantung. Yang nanti akan kita bahas dalam tulisan
selanjutnya) mereka ternyata dapat merasakan aura orang disekitarnya dengan
sangat cepat dan kuat lebih daripada laki-laki. Mereka dapat merasakan tiap
kebohongan yang dilontarkan pada mereka. Namun anehnya mereka masih tetap saja
tersenyum, bukan karena mereka suka, namun katanya jauh didalam hati mereka
berharap. Berharap pada seseorang yang membohonginya itu dapat berubah, yah….
Terlanjur sayang.
Kemudian
mereka lebih menyukai cara penyampaian dibanding tujuan penyampaian. Misal kalo
ada cewek gendut, mereka lebih suka dibilang imut.
Mereka gak suka dibilang cerewet tapi lebih suka dibilang supel.
Mereka gak suka dibilang sok tahu, tapi lebih suka dibilang intelek.
Mereka gak suka dibilang aneh, tapi lebih suka dibilang penuh misteri.
PADAHAL SAMA AJA ! #Gubrak !!!
Mereka gak suka dibilang cerewet tapi lebih suka dibilang supel.
Mereka gak suka dibilang sok tahu, tapi lebih suka dibilang intelek.
Mereka gak suka dibilang aneh, tapi lebih suka dibilang penuh misteri.
PADAHAL SAMA AJA ! #Gubrak !!!
Huft,
ngomongin mereka gak bakal ada habisnya. Tapi kalo mau tahu lebih lanjut
silahkan nanya langsung sama mereka. Tulisan ini hanya inspirasi dan pengingat
buat kita bahwa Wanita itu mulia dan memang harus dimuliakan.
Mereka tak sepantasnya dihinakan dalam bentuk apapun, tentu itu bukan cara ISLAM.
Oya, bagi yang udah nikah semoga manfaat. :)
Doakan kami supaya bisa cepet nyusul… Hehehe !
Mereka tak sepantasnya dihinakan dalam bentuk apapun, tentu itu bukan cara ISLAM.
Oya, bagi yang udah nikah semoga manfaat. :)
Doakan kami supaya bisa cepet nyusul… Hehehe !
Maha
Suci Allah yang telah menciptakan kalian sebagai pendamping hidup Kami.
Semoga Manfaat.
Find me, @Iman_rk
By:
Unknown
On 6/06/2013 11:44:00 PM
Subscribe to:
Posts (Atom)



